10 Cara Jitu Melatih Bayi Kakak Tua


Seekor burung merupakan salah satu fauna paling pintar yg mampu Kalian pilih sebagai fauna peliharaan pendamping. Karena itu, Kalian ingin memastikan bahwa burung Kalian tahu siapa yg bertanggung jawab (yang akan menjadi Anda), serta tahu bagaimana berperilaku terhormat dalam situasi sosial. Kebanyakan burung beo tidak sempat mampu dijinakkan sepenuhnya, rutin mempertahankan sedikit segi liar mereka. Tetapi dengan konsistensi serta kesabaran, Kalian serta burung Kalian mampu nasib berdampingan dengan gembira di "sarang" yg sama.

Ingat juga, bahwa beberapa burung mempunyai rentang nasib yg sangat panjang, jadi pelajaran yg Kalian ajarkan kini akan membikin perbedaan antara nasib dengan fauna yg menyenangkan, semi-jinak, serta ancaman terbang yg tidak mampu didekati serta tidak mampu dikendalikan. Berikut merupakan 10 trik pelatihan untuk memulai:

1. Bersiaplah

Sebelum Kalian mengawali rutinitas pelatihan apa pun, lengkapi diri Kalian dengan alat yg tepat:

Perlakukan, semacam kacang-kacangan alias buah-buahan, yg bukan tahap dari makanan rutin burung Anda
Perch alias paku yg kokoh mampu Kalian pegang di tangan Anda
Handuk kecil berwarna terang
Tongkat alias batang kayu berkapasitas kecil
Semprotan apel pahit untuk mencegah burung menggigit serta mengunyah benda-benda yg tidak pantas (mis. Kerai jendela, perabotan)
Memanfaatkan / mengikat burung (pilih ukuran sesuai tipe burung Anda)
Pengangkut fauna peliharaan alias sangkar transportasi (untuk dikala Kalian butuh bepergian)

2. Bersikap realistis

Sama semacam Anda, burung Kalian merupakan individu dengan kepribadian serta kesukaannya sendiri. Beberapa perintah akan memperlukan waktu lebih lama untuk diajarkan daripada yg lain, serta mungkin ada trik yg tidak akan dilakukan burung Anda, tidak peduli seberapa bagusnya suguhan yg ditawarkan. Dan sama semacam ada saat-saat di hari ketika pikiran Kalian tajam, burung Kalian akan mempunyai saat-saat ketika lebih mudah untuk belajar serta ditangani.

Perhatikan isyarat burung Kalian serta belajar mengenalinya. Burung Kalian akan merasa lebih aman serta lebih percaya ketika ia tahu ia tidak butuh merasa cemas. Buat sesi pelatihan pendek serta konsisten. Sesi sepuluh hingga lima belas menit yg diberi jarak dua alias tiga kali sehari telah cukup.

3. Menangani burung Anda

Yang paling baik merupakan mengawali dengan dasar-dasarnya. Dapatkan enjoy disentuh serta dipegang. Selalu berdiri di atas burung, tidak sempat di bawah, jadi Kalian tetap dalam posisi master. Letakkan jari Kalian di dada bawah burung Anda, cocok di atas kakinya, serta dorong burung untuk melangkah ke jari Anda, dengan perintah "naik" alias "naik". Jika patuh, berbagi hadiah dengan kata-kata, semacam "burung yg baik" alias yg serupa. Berhati-hatilah untuk tidak memegang burung terlalu rendah alias mungkin mencoba untuk memperoleh daerah yg lebih tinggi dengan memanjat lengan Anda, melainkan jangan memegang burung terlalu tinggi. Level yg cocok merupakan dengan tinggi dada.

Selama sesi, ulangi gerakan melangkah serta perintah lisan dengan membawa "tangga" burung Kalian dengan tangan. Dengan memakai tangan Kalian yg bebas, letakkan jari Kalian di dada bawah burung Anda, di atas kakinya, serta katakan, "naiklah." Lakukan ini beberapa kali, sebab masing-masing tangan menjadi bebas, tetap sadar akan ketertarikan burung Kalian serta mengakhiri sesi sebelum burung bosan dengannya. Saat Kalian memegang burung, gunakan salah satu jari Kalian untuk membelai dengan ringan serta angkat jari-jarinya. Ini akan membiasakan burung untuk menyentuhnya, membikin kliping jempol kaki lebih mudah.

Untuk melatih burung Kalian mundur ke daerah bertenggernya, perbuat gerakan yg sama dengan cara terbalik. Jangan letakkan burung di dalam sangkar alias di atas tenggeran, melainkan balikkan burung jadi menghadap ke tenggeran, serta pegang cocok di bawah tenggeran jadi wajib naik ke tenggeran, meskipun Kalian akan memakai kata-kata "turun," alias "mundur" kali ini. Ketika burung itu mengikuti permintaan ini, pastikan untuk berkata bahwa itu merupakan "burung yg baik." Kalian juga mampu menindaklanjuti dengan perawatan kecil seusai sesi pelatihan yg berhasil.

Namun, apabila burung Kalian akan tumbuh menjadi burung beo besar, jangan biarkan burung itu duduk di bahu Anda. Ini akan menegakkan kebiasaan kurang baik yg pastinya akan menyebabkan cedera di kemudian hari. Burung, betapapun terlatihnya, akan menggigit ketika ketakutan, serta Kalian tidak sempat ingin burung ketakutan berada di kurang lebih wajah Anda. Burung kecil cenderung mempunyai gigitan yg lebih kecil serta tidak terlalu berbahaya, melainkan tetap ingat ini.

4. Memberi hadiah serta memberi makan bayi burung Anda

Perlakukan tidak boleh diberikan tanpa pandang bulu; mereka wajib dicadangkan ketika burung itu melakukan sesuatu yg wajib didorong. Berhati-hatilah untuk memberi makan kudapan burung Kalian dalam porsi kecil untuk menghindari makan berlebih. Hal-hal semacam buah-buahan butuh dipotong-potong kecil sebelum memberi makan bayi burung Kalian - alias burung dewasa, dalam faktor ini. Saat tetap muda, mulailah menunjukkan camilan genggam burung Kalian seusai ia naik ke tangan Kalian alias mengikuti perintah. Berhati-hatilah dengan bagaimana Kalian memegangnya.

Camilan wajib dipegang dengan ujung jari menghadap ke samping, bukan dari atas serta bawah. Ini untuk melindungi jari-jari Kalian dari gigitan yg tidak disengaja, sebab burung itu mungkin keliru menduga kuku jari Kalian akan digigit. Kalian juga mampu memegangnya di ujung jari terbuka. Beberapa makanan yg mampu Kalian beri makan untuk bayi burung meliputi: benih burung, pelet, biji millet, biji thistle, sayuran hijau tua yg baru dicuci (dikoyak menjadi potongan-potongan kecil pasti saja), berry, telur orak-arik tidak berbumbu, serta ayam tanpa bumbu. Pastikan untuk mengecek dengan dokter fauna Kalian mengenai porsi makanan tertentu untuk diberikan terhadap bayi burung Anda.

5. Pelatihan Handuk

Membuat burung Kalian terbiasa dengan handuk merupakan penting, sebab Kalian akan memakai handuk untuk beberapa situasi, semacam untuk perawatan, memberi obat, alias menangani cedera. Kalian akan ingin memasukkan pelatihan handuk dalam sesi pelatihan reguler Anda.

Dengan memakai handuk tangan kecil berwarna putih alias jelas (warna-warna cerah mampu membikin burung Kalian takut), biarkan burung Kalian melangkah ke handuk, mungkin untuk memakan makanan kecil yg telah diletakkan di atas handuk. Setelah burung terbiasa dengan handuk, ambil handuk serta bungkus burung dari belakang, berhati-hatilah untuk tidak menekan dada burung dengan handuk alias tangan Anda. (Burung wajib tidak dibatasi di tahap dada, alias mereka mampu dengan mudah mati lemas.) Pegang sisi-sisi burung saja, jadi ia tidak mampu menggeliat keluar dari genggaman Anda, serta memakai tangan Kalian yg lain, letakkan jari tengah serta bunda jari di setiap segi kandangnya. leher, dengan Kalian indeks jari beristirahat di atas kepala untuk menjaga kepalanya tetap.

6. Mencegah gigitan serta agresi

Berhati-hatilah bahwa burung tidak jarang memakai paruh mereka untuk menyeimbangkan, menempatkan paruh mereka pada objek yg akan diinjak. Jangan melompat mundur dengan andalan akan digigit alias burung Kalian mungkin menjadi gugup dikala melangkah ke tangan Anda. Burung juga suka merasakan hal-hal, tergolong kulit Anda, jadi Kalian mungkin merasakannya menggigit Anda, melainkan sebetulnya hanya menyentuh lidahnya ke kulit Anda. Kalian akan tahu bedanya.

Selain itu, menggigit wajib rutin dicegah. Tetapi daripada berteriak alias menghukum burung itu, cobalah untuk tetap tenang, serta dalam posisi master setiap saat. Waktu tunggu juga tidak efektif, sebab Kalian mungkin dengan cara tidak sengaja melatih burung Kalian untuk menggigit ketika ia hanya ingin ditinggal sendirian. Sebaliknya, dengan tegas katakan "tidak," letakkan tangan Anda, telapak tangan di depan wajahnya serta gunakan gerakan berhenti.

Di segi lain, apabila burung Kalian berperilaku proaktif - mengepakkan sayapnya, menjerit, alias membawa dia tinggi (untuk membikin dia tampak besar serta menakutkan) - jangan abaikan alias turunkan, melainkan tetap dekat serta gunakan kata-kata hening hingga ia mempunyai menetap. Kalian juga sebaiknya tidak sempat mencoba memegang burung dikala terlalu bersemangat.

Jika burung Kalian menahan Kalian dalam gigitan, cobalah embusan udara untuk membuatnya melepaskannya, serta ulangi kata-kata yg mengecilkan hati itu. Tak butuh dikatakan, tidak akan ada perawatan seusai sesi menggigit.

Untuk mencegah burung Kalian menggigit serta mengunyah perabotan alias penutup jendela, Kalian mampu memakai obat penangkal fauna yg disetujui yg disebut semprotan apel pahit. Semprotkan ini pada benda-benda yg Kalian inginkan supaya paruh burungnya tetap terjaga.

0 Response to "10 Cara Jitu Melatih Bayi Kakak Tua"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel