Tips Cara Merawat Burung Agar Rajin Berkicau


Memiliki burung yg rajin berkicau tentunya sangat diinginkan setiap pemilik burung. Sebenarnya terdapat tiga faktor yg bisa menaikkan burung rajin berkicau yakni karakter atau trah, pola perawatan dan lingkungan & jua pakan dan minuman.

Sedangkan cara merawat burung supaya rajin berkicau sebenarnya sanggup dilakukan menggunakan banyak sekali cara. Semakin seringkali & bervariasi burung berkicau, maka harganya pula akan meningkat sehingga perawatan burung sangat penting buat dilakukan.

Hal yang anda butuhkan adalah konsistensi, lebih bersabar, giat & jua memahami menggunakan baik apa saja karakter dari burung peliharaan sebab tidak sinkron jenis burung jua tidak selaras karakternya.

Pengembunan
Cara pertama pada merawat burung supaya rajin berkicau merupakan dengan pengembunan yg dilakukan sebelum burung dijemur yang jua harus dilakukan dalam cara memelihara burung lovebird. Pada pagi hari lebih kurang jam lima pagi, kandang burung bisa diletakkan dalam dahan pohon agar burung sanggup menerima udara yang segar buat menaikkan pernapasan. Pengembunan ini sangat krusial dilakukan agar burung sanggup merasakan lingkungan seperti daerah asal asli mereka dan suasana pagi hari memang sangat disukai burung buat berkicau menggunakan rajin.

Menjemur Pagi dan Sore
Berbeda dengan cara memelihara burung dara yg mampu diumbar, selain proses pengembunan yg dilakukan dalam pagi hari, selanjutnya burung jua harus dijemur lebih kurang jam 7 pagi supaya bisa menerima sinar surya yg cukup dan tubuh burung sanggup lebih hangat.

Membersihkan Kandang
Membersihkan sangkar atau kandang burung jua menjadi hal penting berikutnya agar burung rajin berkicau sebab burung sangat senang  apabila tempat tinggalnya tetap bersih dari aneka macam kotoran yg melekat pada sangkar termasuk jua dalam cara merawat perkutut. Untuk itu, membersihkan kandang dengan teratur pula sebagai kunci sukses supaya burung bisa rajin berkicau.

Angkat Wadah Pakan Sebelum Tidur
Cabut voer ini pula berguna supaya burung mampu lebih jinak dan mencegah kegemukan sehingga akhirnya burung akan malas beraktivitas & berkicau.

Berlatih Dengan Cermin
Merawat burung agar lebih rajin misalnya cara merawat kacer bakalan berikutnya adalah dengan memakai cermin buat melatih mental burung mengeluarkan bunyi sebagai naluri burung ketika mereka sedang tersaingi karena melihat bayangannya pada cermin. Perawatan ini memang tidak bertujuan agar burung sanggup berkicau menggunakan bunyi yg latif, namun melatih burung buat berani mengeluarkan suara. Cermin tadi sanggup digantungkan pada dinding kandang, namun perhatikan apabila burung menjadi murka , maka relatif dekatkan cerminnya saja buat menghindari bulu pada sayap dan ekor menjadi rontok.

Sponsors Link
Dekatkan Dengan Burung Sejenis
Sangkar burung jua sanggup didekatkan dengan kandang burung lain yang homogen atau dikenal menggunakan istilah mentrek. Untuk cara ini wajib  dipilih burung sejenis yang seimbang baik menurut segi usia, penampilan & sebagainya. Jika memilih burung yg salah , maka akibatnya mampu fatal lantaran burung mampu stres lantaran mendengar kicauan burung lain yang lebih indah. Nantinya, burung akan enggan berkicau & lebih fokus mencari jalan buat melarikan diri karena merasa tertekan.

Letakkan Sangkar di Keramaian
Meletakkan sangkar burung pada tempat yg ramai bertujuan supaya burung terbiasa menggunakan keadaan tersebut & tidak gampang stres yang pula harus dilakukan dalam cara memelihara burung murai. Kandang atau sangkar bisa diletakkan pada teras atau tempat lain yg tak jarang dilalui. Tambahkan pula beberapa sangkar lainnya agar burung bisa lebih nyaman lantaran melihat burung lain. Perawatan ini sangatlah penting khususnya apabila anda ingin menyertakan burung dalam perlombaan dimana area tadi sangatlah ramai.

Jika kandang burung terlalu usang diletakkan pada tempat yang sepi akan menciptakan burung gerabakan & lebih takut dengan orang. Untuk itu meletakkan burung di area keramaian wajib  dilakukan secara konsisten misalnya membawa ke teman lain yg pula memelihara burung, tiba ke perlombaan atau digantang pada lingkungan yang ramai.

Perawatan selanjutnya agar burung rajin berkicau merupakan menggunakan memutarkan bunyi burung sejenis lewat musik. Ini sangat penting buat menguatkan mental burung yg terbilang masih liar.

Pilih bunyi burung homogen yg merdu atau suara burung yang sudah menang perlombaan. Lakukan pemasteran dengan jarak lima menit bunyi dan 5 mnt membisu dan suara yg dijadikan pemasteran dipilih yg nir terlalu panjang dan tidak terlalu banyak variasi. Untuk termin awal, pilih 1 suara dulu misalnya contohnya suara jangkrik. Lakukan ini sebesar tiga kali sehari selama 1 jam sanggup pagi, siang & malam.

Sesudah 1 minggu, maka suara bisa ditambahkan dengan cara permanen memutar bunyi pertama lalu masukkan dengan jenis bunyi ketiga agar burung tidak meninggalkan suara usang yang sudah dipelajari. Caranya merupakan memutar suara pertama selama 5 mnt & lanjutkan bunyi ke 2 selama 5 menit dan begitupun selanjutnya.

Latihan Secara Teratur
Latihan rutin & teratur diharapkan untuk menjaga kondisi burung agar selalu fit misalnya perawatan murai batu dorong ekor. Tempatkan burung dalam loka yang ramai tetapi tidak terlalu bising karena sanggup membuat burung demam panggung apabila kondisinya belum benar benar siap. Burung terkadang pula mampu merasa gugup buat berkicau di area yang terlalu ramai sebagai akibatnya mental harus dilatih terlebih dahulu supaya semakin kuat dan tidak gugup waktu berada di loka yg sangat ramai.

0 Response to "Tips Cara Merawat Burung Agar Rajin Berkicau"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel